“Anak menjadi tidak terbiasa untuk bertanggung jawab atas perilakunya sendiri, karena tidak dibiasakan mendapat pemahaman dari orang tuanya apa yang sebenarnya ia lakukan,” kata psikolog Nadya saat dihubungi via pesan WhatsApp belum lama ini.
Oleh sebab itu, sebagai orang tua hendaknya kita bijak terhadap perkataan yang dilontarkan meski hanya memuji anak. Selain itu, perkembangan otak anak juga masih terus berlanjut hingga ia dewasa. Apabila biasa diperlakukan demikian, anak dikhawatirkan bisa memiliki pribadi yang menyebalkan.
Dalam menyampaikan sebuah pujian, hendaknya para orang tua jangan sampai salah ucap. Psikolog Nadya pun juga memberikan bagaimana cara penyampaian yang baik bagi anak dengan cara yang tepat. Menurutnya, berikanlah anak pujian sesuai apa yang dia perbuat akan berdampak pada kelakuannya pula.
“Kita jangan ngomong ke anak seperti “wah hebat kamu” karena anak akan merasa jika dirinya hebat,” tuturnya.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.