Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Berlebihan, Begini Cara Bijak Memuji Anak

Risda Nadiva , Jurnalis-Rabu, 23 Januari 2019 |15:01 WIB
Jangan Berlebihan, Begini Cara Bijak Memuji Anak
Cara bijaksana memuji anak (Foto:Ist)
A
A
A


RASANYA menyenangkan jika melihat anak tertawa bahagia selepas orang tua memberikan mereka pujian atas apa yang dilakukannya. Melalui pujian, anak akan semakin terpacu untuk mengerjakan hal baik atau yang membuat orang tuanya bangga.

Namun, tahukah moms jika kita sebagai orang tua juga tidak boleh memberikan anak pujian yang berlebihan. Selain dapat mempengaruhi sikapnya, anak juga akan belajar jika semua perlakuannya akan diterima oleh tiap orang, padahal belum tentu demikian.

Sikap anak yang dibiasakan dengan perlakuan pujian ini dapat membentuk pribadi anak menjadi manja, pemberontak, dan penuntut. Jika ini dibiarkan, bukan anak saja yang akan rugi, tapi orang tua juga akan terkena dampak buruknya dan lebih parah akibatnya.

 

Menurut Psikolog Nadya Pramesrani, para orang tua yang melakukan tindakan ini sepertinya tidak tahu cara memuji anak dengan perkataan yang sesuai dan pantas. Jika itu dilakukan, tentu saja anak akan terus merasa bangga, hingga akhirnya tidak mau ditegur orang tuanya kalau melakukan kesalahan.

Baca Juga:

Wu Chi-yun, Pendaki Gunung Berbikini Tewas Setelah Jatuh ke Jurang

Tragis, Pramugari Ini Dipaksa Ceboki Pria Gemuk di Toilet Pesawat

Psikolog Nadya juga menjelaskan jika saat orang tua memuji anak harus berdasarkan pada kelakuan baik anak. Sehingga anak akan menumbuhkan pemikiran bahwa mereka memang baik karena hal yang dilakukannya, bukan karena hebat atau sejenisnya.

“Anak menjadi tidak terbiasa untuk bertanggung jawab atas perilakunya sendiri, karena tidak dibiasakan mendapat pemahaman dari orang tuanya apa yang sebenarnya ia lakukan,” kata psikolog Nadya saat dihubungi via pesan WhatsApp belum lama ini.

Oleh sebab itu, sebagai orang tua hendaknya kita bijak terhadap perkataan yang dilontarkan meski hanya memuji anak. Selain itu, perkembangan otak anak juga masih terus berlanjut hingga ia dewasa. Apabila biasa diperlakukan demikian, anak dikhawatirkan bisa memiliki pribadi yang menyebalkan.

Dalam menyampaikan sebuah pujian, hendaknya para orang tua jangan sampai salah ucap. Psikolog Nadya pun juga memberikan bagaimana cara penyampaian yang baik bagi anak dengan cara yang tepat. Menurutnya, berikanlah anak pujian sesuai apa yang dia perbuat akan berdampak pada kelakuannya pula.

“Kita jangan ngomong ke anak seperti “wah hebat kamu” karena anak akan merasa jika dirinya hebat,” tuturnya.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement