Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Debat Pilpres Wajar jika Prabowo dan Jokowi Keringat Dingin, Ini Penjelasannya

Bagas Taruna , Jurnalis-Kamis, 17 Januari 2019 |18:05 WIB
Debat Pilpres Wajar jika Prabowo dan Jokowi Keringat Dingin, Ini Penjelasannya
Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto. (Foto: Okezone)
A
A
A

Lantas, kenapa manusia bisa keringat dingin di ruangan yang ber-AC? Bukankah keringat itu akan beralih ke kandung kemih dan berubah menjadi air seni? Mengutip dari Medicalnewstoday, penyebab keringat yang bercucuran itu karena faktor stres dan psikis seseorang.

Pada umumnya manusia punya 2-4 juta kelenjar keringat dan terbagi menjadi dua. Adalah ekrin, kelenjar yang mengatur suhu pada seluruh tubuh. Ekrin biasanya akan meredakan suhu badan ketika terlalu tinggi. Sedangkan kelenjar lainnya bernama apokrin, bisa dijumpai pada daerah selangkangan dan ketiak.

Keringat karena hawa panas dipicu oleh kelenjar apokrin. Kelenjar ini pun bekerja karena stres yang meningkat atau perubahan pada hormon. Jika hormon endorfin yang dilepas semakin banyak, maka bisa membuka kelenjar keringat sang penderita. Alhasil, manusia yang tengah tertekan bisa keringat dingin karena kelenjar itu sedang aktif.

Meski ruangan debat akan mempunyai fasilitas AC sekalipun, kondisi itu tidak menyurutkan calon capres dan cawapres dari tekanan. Tidak heran, jika semakin tertekan maka keringat dingin makin cepat mengucur.

Baca Juga: 6 Zodiak yang Diramal Bakal Tajir Melintir di 2019

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement