Pada fashion show, Firman menghadirkan karya busana dekonstruktif yang menceritakan suasana era mesin uap meliputi
industrialisasi, manufaktur, dan semua isunya. Dia mengacu pada trend forcasting Neo Medival dan sub tema armory. Busana yang dihadirkan antara lain jaket unfinished oversize, pemilihan siluet i-line dengan nuansa warna coklat, hijau, dan biru, serta material printing unik motif koran era mesin uap. Untuk bahan dirinya menggunakan material stone washed denim, baby canvas, dan linen.
Dengan kerja kerasnya itu, Firman berhasil meraih predikat Best Presentation. Tentu hal itu membuatnya merasa senang. "Saya enggak menyangka karena karya saya sebenarnya dibuat enggak disengaja untuk menang, yang penting saya senang. Ke depannya saya ingin mengembangkan brand yang sudah saya punya," pungkasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.