Meski begitu, ada beberapa efek samping dari proses ini seperti sakit perut, bisul, gastritis atau kesulitan menelan, pendarahan pada saluran pencernaan, perubahan kebiasaan buang air besar (sembelit kronis/diare), polip atau pertumbuhan usus besar.
Selain itu endoskopi juga kerap dilakukan dokter dalam proses biopsi (pengangkatan jaringan) untuk mencari keberadaan penyakit. Tentunya setiap proses kedokteran memiliki plus dan minusnya tersendiri.
Secara keseluruhan endoskopi sangat aman untuk dilakukan. Namun, prosedur ini tentu memiliki beberapa komplikasi potensial seperti perforasi (robek pada dinding usus), rekasi terhadap sedasi, infeksi, berdarah, dan pankreatitis senagai akibat dari ERCP.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.