Dari sekian banyak permasalahan, dokter kandungan pun harus meneliti lebih jauh lagi masalah yang sebenarnya dialami oleh seorang pasien. Jika salah satunya adalah masalah kualitas sperma yang kurang bagus, maka dokter harus melakukan sampling untuk memeriksa kejanggalannya.
“Yang harus diperhatikan adalah berapa jumlah sel sperma per cc air mani. Selain itu bentuknya juga harus diamati, mereka harus memiliki kepala, badan dan ekor yang sempurna agar bisa bergerak cepat untuk membuahi,” lanjutnya.
Tak hanya itu, dr. Beeleonie pun menegaskan bahwa pergerakan sperma pun wajib dilihat, apakah mereka bisa bergerak lurus hingga ke dalam rahim. Pemeriksaan lainnya adalah cek DNA untuk mengetahui berapa banyak sperma yang rusak, dan jangan sampai kerusakannya hingga 35 persen.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.