Di sisi lain, aplikasi seperti Backpacker dan SoloTraveller membuat Anda menemukan teman perjalanan jauh lebih mudah untuk kedua jenis kelamin, karena mereka menghubungkan Anda dengan orang-orang yang berbagi tujuan yang sama dengan Anda. Bahkan lebih baik lagi, Anda dapat memilih teman perjalanan Anda berdasarkan jenis kelamin, usia, dan minat.
4. Bersosialisasi dengan warga sekitar
Ini tantangan sejati! Keluar dari zona nyaman Anda dan berbincanglah dengan penduduk setempat baik itu tentang makanan, budaya setempat, atau bahkan menanyakan arah. Jangan malu untuk berbicara dengan penduduk setempat.
5. Couchsurfing
Couchsurfing adalah suatu neologisme yang mengacu pada praktik perpindahan dari rumah teman yang satu ke rumah teman lainnya, tidur pada ruang senggang apapun yang tersedia, baik lantai maupun sofa, dan umumnya tinggal beberapa hari sebelum pindah ke rumah berikutnya. Membawa bersama keramahan dan jejaring sosial di satu situs, Couchsurfing membantu wisatawan menemukan homestay, mengatur pertemuan dengan penduduk setempat serta dengan wisatawan lain di area yang sama. Dengan fitur all-in-one yang luar biasa, Anda tidak hanya mengenal penduduk setempat tetapi Anda pasti menemukan teman perjalanan selama Anda menginap.
(Utami Evi Riyani)