Rawan Penyelundupan
Terpisah, Sekretaris Daerah Pemkab Nunukan, Serfianus menjelaskan dari 19 kecamatan yang ada di wilayahnya, 15 kecamatan berbatasan langsung dengan Malaysia. Kondisi ini membuat daerahnya cukup rawan.
“Pelintasan Nunukan pintu keluar masuk untuk TKI yang sementara ini sudah turun-temurun pelintasan disini,” ucap Serfianus saat ditemui di ruang kerjanya.
Serfianus melanjutkan kondisi wilayahnya yang berbatasan langsung membuat persoalan TKI bukan menjadi hal yang baru. Ia tak menampik banyak pekerja Indonesia yang masuk ke Malaysia melalui jalur tikus dan tak memiliki dokumen resmi.
Karena itu untuk mengawasi hal ini dibutuhkan aparatur di Kabuten Nunukan dan Instansi Vertikal untuk melakukan pengawasan. Pelintas wajib disertai dokumen yang lengkap. Sebab, kalo dokumenya tidak lengkap akan menjadi masalah ketika memasuki wilayah Malaysia.

Head Of Marketing MNC Travel, Diana Ring melihat kondisi garis batas Indonesia merupakan potensi unik untuk di jadikan lokasi wisata. Dengan menjadikan kawasan perbatasan menjadi lokasi wisata, maka akan menumbuhkan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Dan kita mau membantu untuk mengexplore apa saja yang dikerjakan atau pengelolaan BNPP sendiri. Potensi garis batas maupun pelintas,” ucap Diana.
Terhadap kondisi itu, Diana mengakui dirinya telah bekerjasama dengan BNPP yang merupakan Corporate klien MNC Travel. Dalam hal ini, MNC berkomitmen untuk menjelajah kawasan perbatasan, termasuk mengelolah apa yang dilakukan BNPP seperti mengecek koordinat patok dan menyisir garis batas. (Yan Yusuf/ Koran Sindo)
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.