Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita dari Skouw, Pintu Perbatasan yang Tak Lagi Terbelakang

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Senin, 28 Mei 2018 |10:22 WIB
Cerita dari Skouw, Pintu Perbatasan yang Tak Lagi Terbelakang
Pos Lintas Batas Negara Terpadu Skouw (Foto: MNC Media)
A
A
A

SKOUW - KEBERADAAN Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang berbatasan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Timor Leste, dan Papua Nugini diharapkan Presiden Joko Widodo mampu menaikkan martabat Indonesia. Dari tujuh PLBN yang ada di Indonesia, salah satu yang patut dibanggakan adalah PLBN Terpadu Skouw di Jayapura, Papua.

Pintu yang menjadi pembatas antara Indonesia dengan Papua Nugini itu beberapa tahun lalu tak terdengar keberadaannya, seolah terbelakang dan tertinggal. Namun sejak diresmikan dengan wajah baru pada 9 Mei 2017, PLBN Skouw kini menjadi pintu gerbang yang diharapkan dapat memajukan perekonomian masyarakat Skouw.

Jika dulu PLBN Skouw hanya memiliki bangunan kecil, kini pos ini telah disulap menjadi bangunan yang megah. Pos perbatasan yang terletak di Distrik Muara Tami, Jayapura ini berada di lahan seluas 21 hektare dengan luas bangunan sekira 9.921 meter persegi yang dikelola oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Bangunan didesain dengan gaya rumah tanfa yang merupakan rumah adat Skouw. Pun dengan motif yang tergambar pada bagian luar bangunan, melambangkan kearifan lokal dari bangunan dua lantai tersebut. Pos perbatasan ini juga dilengkapi dengan fasilitas money changer dari mesin ATM.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement