Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita dari Skouw, Pintu Perbatasan yang Tak Lagi Terbelakang

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Senin, 28 Mei 2018 |10:22 WIB
Cerita dari Skouw, Pintu Perbatasan yang Tak Lagi Terbelakang
Pos Lintas Batas Negara Terpadu Skouw (Foto: MNC Media)
A
A
A

"Saya selaku orang Papua dan administrator memberikan apresiasi khusus kepada Bapak Presiden RI, Jokowi dengan nawacitanya. Pembangunan dibangun dari pinggiran ke kota. Terbukti telah dibangun satu gedung megah yang tadinya ini pintu belakang yang terbelakang, dan sekarang menjadi beranda depan Timur Indonesia. Banyak yang datang dan mengagumi pos lintas batas ini," tutur Yan Z. Numberi, Administrator PLBN Terpadu Skouw kepada MNC Media di Jayapura, Papua, Kamis (24/5/2018).

Sejak gedung ini dibangun, kunjungan warga Papua Nugini dilaporkan semakin meningkat. Baik untuk bertransaksi di Pasar Skouw yang berada tak jauh dari pos perbatasan maupun sekadar berswafoto. Namun kunjungan lebih banyak terjadi saat hari pasar yang digelar pada Selasa dan Kamis saja. Jika pada hari biasa jumlah kunjungan sekira 200-300, saat hari pasar, kunjungan warga Papua Nugini dapat mencapai 1.000-1.500.

Berdasarkan data pelintas periode April 2018, tercatat pengunjung yang melintas melalui PLBN Skouw berjumlah 10.600 orang. Pengunjung tersebut terbagi atas beberapa jenis, yaitu pengunjung yang melintas menggunakan paspor, warga lokal yang menggunakan kartu kuning pada hari pasar (suplemen), dan pengunjung dari Papua Nugini yang hanya berwisata di sekitar bangunan PLBN.

Saat hari pasar, pelintas kebanyakan datang dengan kartu kuning yang merupakan kartu khusus pengganti paspor bagi warga lokal Papua Nugini yang tinggal di wilayah perbatasan, Wutung. Penggunaan kartu kuning untuk warga Papua Nugini sama seperti penggunaan kartu merah untuk warga lokal Skouw yang akan berkunjung ke Papua Nugini. Kebijakan ini merupakan langkah yang diambil melalui kesepakatan antara kedua negara.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement