BANYAK orang yang gemar makan mi instan, bahkan sampai ada yang mengonsumsinya setiap hari. Padahal sebenarnya telah banyak bukti yang menunjukkan makanan itu tidak baik untuk kesehatan. Hanya saja, rasanya yang khas dan harganya yang relatif murah membuat mi instan banyak digemari.
Bagi Anda yang memiliki kebiasaan makan mi instan setiap hari atau terlalu sering, akan lebih baik untuk mengubahnya. Jangan sampai Anda bernasib seperti pemuda dari Taiwan. Pemuda berusia 18 tahun itu belum lama ini diketahui meninggal karena kanker perut.
Melansir Wolrd Of Buzz, Jumat (19/10/2018), pemuda itu diketahui senang mengonsumsi mi instan setiap hari. Kebiasaannya ini sudah dimulai sejak ia masih duduk di sekolah menengah. Biasanya dia akan memasak sebungkus mi instan setiap kali merasa lapar tengah malam. Ketika dirinya lulus dari sekolah menengah dan berhasil masuk ke universitas, pemuda itu mulai menunjukkan gejala seperti perut kembung, mual, dan sakit perut.

Melihat kondisi pemuda tersebut yang tidak kunjung membaik, keluarganya menjadi khawatir dan kemudian membawanya ke rumah sakit untuk perawatan medis. Setelah dilakukan observasi, diagnosis yang ditemukan dokter cukup mengejutkan. Pemuda itu dinyatakan terserang kanker perut stadium akhir. Harapan hidupnya pun dikatakan sangat tipis karena kanker telah menyebar ke organ-organ lain.