Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenali Phantosmia, Kondisi Medis yang Sebabkan Seseorang Mencium Bau Secara Tiba-Tiba

Tiara Putri , Jurnalis-Selasa, 09 Oktober 2018 |19:30 WIB
Kenali Phantosmia, Kondisi Medis yang Sebabkan Seseorang Mencium Bau Secara Tiba-Tiba
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Gangguan pada indera penciuman ini biasanya terjadi di usia 15-30 tahun dengan persentase perempuan lebih mungkin mengalaminya. Orang-orang dengan kondisi depresi, migrain, epilepsi, dan skizofrenia juga memiliki kemungkinan yang lebih besar. Phantosmia bisanya memengaruhi 0,8-25% indra penciuman.

 (Baca Juga:Ringau, Ikan Pembawa Berkah Warga Kubu Raya yang Sedang Hits)

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab phantosmia. Namun dugaan kuatnya karena area otak pusat, termasuk yang mengendalikan emosi, atau area perifer lebih terkait dengan fungsi bau, mengalami masalah. Beberapa orang mengatakan pemberian saline tetes ke hidung dapat meringankan gejala phantosmia. Obat-obatan neurologis lain seperti antidepresan dan obat anti-epilepsi juga dapat membantu

Dalam situasi yang ekstrem, beberapa pasien memiliki bulbus penciuman yang mengganggu. Kondisi ini baru bisa dideteksi setelah dilakukan konsultasi medis. Untuk mengatasinya terkadang dibutuhkan pembedahan. Sayang cara ini cukup berisiko karena dapat menghilangkan kemampuan mencium bau secara permanen.

Tapi tenang, phantosmia dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan. Satu hal yang penting, Anda harus waspada dengan gejalanya. Jika Anda mulai mencium bau yang tidak dicium orang lain, cobalah berkonsultasi dengan dokter Anda.

(Utami Evi Riyani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement