Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kelainan Jantung Bawaan Bisa Sebabkan Hipertensi Paru

Firda Janati , Jurnalis-Selasa, 25 September 2018 |22:26 WIB
Kelainan Jantung Bawaan Bisa Sebabkan Hipertensi Paru
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

KATA 'hipertensi' mungkin sudah tak asing lagi bagi Anda. Hipertensi merupakan suatu kondisi yang berkaitan dengan tekanan darah. Ternyata hipertensi juga bisa terjadi pada organ paru-paru.

Ya, hipertensi paru memang penyakit yang jarang kita dengar, tetapi perlu diketahui bahwa penyakit ini sangat berbahaya. Hipertensi paru banyak dialami oleh anak-anak serta perempuan di negara-negara berkembang seperti Indonesia.

Hipertensi paru adalah suatu kondisi terjadinya tekanan darah tinggi di arteri paru, hal ini membuat jantung kanan bekerja lebih keras hingga dapat berakibat fatal dalam waktu cepat. Tingkat kematian hipertensi paru lebih tinggi dibandingkan kanker payudara dan kanker kolorektal.

“Hipertensi ini terjadi pada jantung kanan, di mana terjadi peningkatan tekanan di pembuluh darah paru. Apabila tekanan rata-rata arteri paru itu lebih dari 25 mmHg, itu sudah dikatakan hipertensi paru,” kata dr. Lucia Kris Dinarti SpPD SpJP, spesialis penyakit jantung dan paru, saat ditemui dalam diskusi publik Ancaman Penyakit Hipertensi Paru bagi Perempuan dan Anak Indonesia di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/9/2018).

 

Berdasarkan data yang dihimpun YHPI (Yayasan Hipertensi Paru Indonesia) selama beberapa tahun terakhir, prevalensi hipertensi paru di dunia adalah 1 pasien per-10.000 penduduk, artinya diperkirakan terdapat 25 ribu pasien hipertensi paru di Indonesia. Sebanyak 80% pasien hipertensi paru tinggal di negara-negara berkembang. Hipertensi paru, salah satunya sering dikaitkan dengan penyakit atau kelainan jantung bawaan.

“Kelainan jantung bawaan ternyata juga menyebabkan hipertensi paru. Kelainan jantung bawaan menjadi penyebab hipertensi paru yang paling banyak di Indonesia,” ungkapnya

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement