Menurut Ratu Salma, hak-hak perempuan pun harus diperhatikan. Ya, salah satunya masalah pernikahan raja tersebut. Bagi Ratu Salma, perempuan harus dianggap sebagai manusia yang dewasa juga.
"Bagaimana masyarakat bisa mencapai kemajuan sementara perempuan yang mewakili setengah negara melihat hak mereka dilanggar dan menderita karena ketidakadilan, kekerasan, dan marginalisasi?" kata Ratu Salma yang merupakan anak dari Abdelhamid Bennani dan Naïma Bensouda.

Sebelumnya, perempuan di Maroko biasa diperlakukan sebagai anak-anak yang sah tanpa hak, tidak ada kesempatan untuk berbicara dalam kontrak pernikahan, dan akses cerai yang terbatas. Hal ini dianggap Ratu Salma sebagai bentuk ketidakadilan dan sudah sepatutnya diubah.
Berkat penjelasannya yang sangat jelas, Ratu Salma pun berhasil membujuk suaminya untuk mengubah undang-undang yang mengintimidasi kaum hawa di Maroko tersebut.