Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Fibrilasi Atrium dan Bahayanya

Pradita Ananda , Jurnalis-Kamis, 20 September 2018 |18:15 WIB
Mengenal Fibrilasi Atrium dan Bahayanya
Gangguan irama jantung (Foto:Ist)
A
A
A

Sesuai penjelasan dari Dr. Mohammad Kurniawan, Sp.S (K) dan Dr.Daniel Tanubudi, Sp.JP (K) pada paparan hasil studi XANAP, yang dimaksud dengan fibrilasi atrium adalah kelainan irama jantung yang berupa detang jantung tidak regular yang sering dijumpai di populasi dunia termasuk di Indonesia. Penderita fibrilasi atrium memiliki resiko lima kali lebih tinggi untuk mengalami stroke dibandingkan orang tanpa fibrilasi atrium.

Lebih lanjut disebutkan, fibrilasi atrium ini menyebabkan terjadinya bekuan darang di jantung yang bila lepas ke sirkulasi sistematik dapat menyebabkan stroke, yang pada akhirnya tak jarang membuat pasien mengalami kelumpuhan. Sebab, kelumpuhan sendiri diketahui merupakan bentuk kecacatan yang sering ditemui pada kasus stroke dengan fibrilasi atrium. Di Indonesia sendiri, sebanyak 37 persen pasien fibrilasi atrium dengan usia kurang dari 75 tahun dengan stroke iskemik menjadi gejala pertama yang didapati.

Dijelaskan oleh Dr. Mohammad Kurniawan, Sp.S (K), pada dasarnya stroke dengan fibrilasi atrium dinilai lebih berbahaya. Mengapa demikian?

"Karena biasanya sumbatan di pembuluh darah otaknya di pembuluh darah yang lebih besar, pembuluh darah dari leher masuk ke otak lalu makin ke ujung kan makin kecil pembulu darahnya. Karena fibrilasi atrium ini sumbatan dari jantung umumnya sumbatannya ukurannya lebih besar sehingga menyumbat pembuluh dasar yang lebih besar, pembuluh darah kecil di sekitarnya enggak dapat aliran juga. Jadi sel otak yang mati lebih banyak dibandingkan jika sumbatannya terjadi di pembuluh darah yang kecil,” jelas Dr. Mohammad Kurniawan, Sp.S (K) saat ditemui Okezone, Kamis (20/9/2018) dalam konferensi pers “Kabar baik bagi pasien Fibrilasi Atrium (FA) di Asia: Hasil Studi XANAP Tunjukkan Penggunaan Rivaroxaban Turunkan Risiko Stroke dan Pendarahan”, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

 Sempat Eksis 100 Tahun yang Lalu, 8 Perempuan Ini Kecantikannya Tidak Bisa Ditandingi!

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement