BATUK adalah salah satu penyebab paling umum yang dapat mengarah pada kesehatan medis. Banyak kemungkinan yang menyebabkan Anda sering batuk. Biasanya orang tidak terlalu mementingkan masalah batuk. Tetapi apakah Anda termasuk orang yang sering batuk bahkan saat berbaring? Bisa jadi tanda tersebut merupakan kondisi kesehatan yang serius.
Okezone telah melansir dari Newhealtadvisor, Rabu (5/9/2018), banyak dokter yang telah mencari tahu penyebab seringnya batuk pada saat berbaring. Salah satunya adalah masalah asma dan gagal jantung. Berikut 7 tanda penyebab Anda sering batuk pada saat berbaring.
(Baca Juga: Kisah Ayam Bernama Mike, Hidup 18 Bulan Tanpa Kepala!)
(Baca Juga: Gadis Jepang Ramai Ikutan Tren Ikat Payudara, Bikin Bentuknya Penuh & Kencang)
1. Acid Reflux (GERD)
Penyakit refluks asam lambung bisa menjadi salah satu penyebab batuk pada posisi berbaring. Ini terjadi karena asam lambung Anda bergerak naik hingga ke paru-paru. Jika Anda memiliki penyakit asam lambung, sebaiknya Anda mengonsumsi makan malam lebih awal dengan porsi yang sedikit.
2. Udara kering
Jika Anda sering batuk pada posisi berbaring, udara kering bisa menjadi penyebabnya. Ketika Anda berada pada udara yang kering, hal itu dapat mengiritasi tenggorokan. Itu sebabnya Anda sering batuk pada posisi ini.
3. Asma
Jika Anda sering batuk dan terengah-engah. Kemungkinan Anda menderita penyakit Asma. Banyak penderita Asma sering terengah-engah dan batuk kering. Jika Anda mengalaminya, segera konsultasikan masalah ini pada dokter.
4. Sinusitis
Kemungkinan lain yaitu infeksi sinus atau penyakit alergi jangka panjang yang menyebabkan hidung pengap dan susah bernapas. Jika sinus Anda tersumbat, lendir akan menetes ke bagian belakang tenggorokan Anda, menyebabkan rasa gatal dan itu sebabnya Anda sering mengalami batuk pada posisi berbaring.
5. Kekurangan zat besi
Sering mengalami batuk bisa menjadi tanda kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan iritasi dan pembengkakan di daerah belakang tenggorokan. Perbanyaklah makan makanan yang tinggi zat besi. Seperti, bayam, tomat dan telur.
6. Efek samping obat
Jika Anda sering mengonsumsi obat darah tinggi seperti ACE inhibitor, hal itu dapat menyebabkan batuk kering. Ketika Anda menggunakan obat apa pun, pasti dokter atau apoteker akan memberikan informasi mengenai efek samping dari obat tersebut.
7. Masalah jantung
Penyakit gagal jantung merupakan penyakit serius dan mematikan. Karena dapat menghentikan jantung untuk tidak memompa darah ke seluruh tubuh yang menyebabkan jantung berhenti berdetak. Kondisi ini dapat berakibat fatal, yaitu meninggal pada saat tidur. Jika Anda mengalami batuk saat berbaring, sesak napas saat berolahraga, dan pegelangan kaki bengkak. Hal tersebut merupakan tanda adanya masalah pada jantung.
Nah, jika Anda mengalami gejala batuk keras, berdahak dan berbau busuk, penurunan berat badan, demam, batuk berdarah, kesulitan bernapas selama lebih dari 7 hari. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab pasti dan pengobatan yang tepat.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.