Tempat ayunan dari besi dan bekas ban mobil juga tersedia di tempat itu. “Tempat ini hanya pas Minggu dikunjungi para remaja. Ya, belum banyak tetapi dipastikan ada,” ujar Darmo Wiyono, 76, warga Gunung Gede RT 007, saat berbincang dengan Solopos.com di puncak bukit tersebut.

Darmo yang pernah menjadi tentara sukarelawan pada 1930-an itu memberanikan diri menaiki menara swafoto setinggi 3 meter. Di menara itu terdapat banyak sarana sebagai pelengkap berswafoto.
Baca juga: Seekor Udang Karang Rela Putuskan Sebelah Capitnya Agar Selamat dari Ancaman Air Mendidih
Kata-kata yang ditulis pada papan kayu, seperti I Love You, Korban PHP, Jomblo itu Bebas, Kalah Cepet, Pikir Keri, Move On, dan Atimu Ora Kaya Ayumu.