Komentar netizen dan para ahli
Komentar-komentar tersebut beberapa di antaranya berbunyi, “OMG Jojoku sayang, kenapa enggak buka celana sekalian sih,” atau “Duh...roti sobeknya itu loh,” ada pula yang dianggap Okezone paling nyeleneh ialah, “Tiba-tiba rahimku menghangat” atau “Auto hamil online.” Menurut psikolog klinis dewasa Arrundina Puspita Dewi, M. Psi jika hanya sekadar kiasan “roti sobek”, “rahim menghangat”, atau bahkan ada pula yang menuliskan “Auto hamil online” ketika melihat Jojo melepaskan baju, merupakan bentuk ekspresi yang wajar.
Sementara itu, untuk sebuah tanggapan atau pernyataan disebut pelecehan seksual secara verbal, indikatornya menurut Arrundina ialah kalimat atau kata yang digunakan berhubungan langsung (merujuk) dengan alat kelamin yang lebih spesifik secara seksual. Indikator lainnya pada pelecehan seksual secara verbal, Arrundina memaparkan jika orang yang dikomentari merasa terancam dengan komentar terhadap fisiknya tersebut, maka itulah yang disebut sexual harassment verbal.
Baca juga: Miliki Tenaga Super, Jintar Simanjuntak Ungkap Rahasia Dibalik Latihannya!
“Sebenarnya kalau menurut aku itu balik lagi ke persepsi orang untuk mengekspresikan Jojo sebagai pahlawan dan melihatnya membuka baju. Kata-kata seperti rahim menghangat, hamil online, dan sebagainya itu termasuk ekspresi wajar,” papar Arrundina.

“....Selain itu, apabila yang diberikan komentar merasa terintimidasi atau terancam dengan komentar terkait fisiknya, bisa masuk kategori sexual harassment. Tapi kalau dia fine-fine saja, tidak masalah,” imbuhnya.