
Tak sedikit pula netizen yang mengatakan bahwa ada beberapa jenis makanan yang seharusnya tidak dimodifikasi, dan lebih baik diolah dengan cara tradisional.
"Tidak ada yang namanya 'jerk rice', Jamie Oliver menaruh kata-kata itu pada resepnya untuk menghasilkan uang. Itu adalah bentuk cultural appropriation," tulis yang lain.
Ini bukan kali pertamanya Jamie menimbulkan kontroversi di industri kuliner. Tahun 2014 lalu, ia mendapat kritikan tajam dari penduduk Afrika Barat lantaran mem-posting resep Jollof ke dalam situs pribadinya.
Dalam resep tersebut, Jamie menuliskan bahwa ia hanya menggunakan tomat ceri sebagai pelengkap. Padahal, resep asli Jollof sendiri terdiri dari campuran tomat segar, bawang merah, dan paprika.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.