Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hamil Anak Keempat Nadia Mulya Jalani Tes NIPT, Apakah Itu?

Tiara Putri , Jurnalis-Kamis, 09 Agustus 2018 |20:34 WIB
Hamil Anak Keempat Nadia Mulya Jalani Tes NIPT, Apakah Itu?
Nadia Mulya (Foto: Instagram)
A
A
A

 

Hamil di usia >35 tahun dianggap sebagai high risk pregnancy karena meningkatnya kemungkinan kelainan kromosom seperti Down Syndrome. Obgyn-ku menyarankan melakukan pemeriksaan iGene Non-Invasive Prenatal Test (NIPT) pada usia kehamilan 10-23 minggu. Aku melakukannya di 12 minggu. Ternyata prosesnya mudah, hanya dengan pengambilan sampel darah melalui jaram suntik pada lengan. 2 minggu kemudian aku mendapatkan hasil iGene NIPT dan Alhamdulillah hasilnya menyatakan bayi aku sehat! Sekarang aku bisa lebih tenang dan semakin menikmati kehamilan. Untuk membaca lebih lanjut mengenai pemeriksaan kromosom ini, silakan baca blog aku di https://mamudmaskin.com/2018/08/07/periksa-kromosom-perlu-nggak-sih/ . . . . Given my age, I know that my baby may have a higher risk of chromosomal abnormalities such as Down Syndrome. I was recommended by my doctor to undertake an iGene Non-Invasive Prenatal Test (NIPT) at week 12 of my pregnancy. I was surprised by how easy and simple the test procedure was. All that was required was a small amount of blood from my arm. I’ve just received my iGene NIPT results and now I can finally enjoy the rest of pregnancy with a peace of mind. #iGeneNIPT #iGenePrenataltest #pregnant #pregnancy #baby #babynumber4 #mamudmaskin

A post shared by Nadia Mulya (@nadiamulya) on

Dua minggu setelah menjalani tes, perempuan kelahiran 19 Februari 1980 itu mendapatkan hasilnya. Nadia bersyukur karena hasilnya menyatakan bila janin yang dikandungnya tidak memiliki kelainan kromosom. Selain itu dirinya, juga mendapatkan informasi jenis kelamin calon anak keempatnya secara pasti.

BACA JUGA:

 Liburan di Milan Bareng Cristiano Ronaldo, Georgina Kenakan Outfit Simpel Hampir Rp90 Juta!

"“Bonus” dari tes kromosom ini adalah diketahuinya jenis kelamin. Iya dong, pasti terdeteksi kromosom XX (perempuan) atau XY (laki). Di halaman kedua laporan hasil tertulis “not detected Y chromosome material. Consistent with a female fetus”. It’s a girl!" pungkas Nadia.

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement