6. HIV/AIDS dapat ditularkan melalui air kolam renang
Air kolam renang mengandung klorin atau kaporit yang sangat tinggi sehingga tidak mungkin menyebarkan virus HIV. Sebab bahan kimia tersebut mempercepat proses matinya virus.
7. HIV/AIDS bisa ditularkan melalui pakaian bekas
Sekali lagi, HIV/AIDS hanya dapat ditularkan melalui kontak cairan tubuh seperti darah, sperma, cairan Miss V, dan ASI. Penularan lainnya dapat melalui penggunaan jarum suntik yang tidak steril secara bergantian, hubungan seks yang tidak aman, dan pemberian ASI dari ibu ke anak. Selain dari itu tidak memungkinkan penyebaran.
8. HIV/AIDS ditularkan melalui pembalut yang sudah terkontaminasi virus
Virus HIV yang keluar dari tubuh manusia akan mati dalam waktu kurang dari satu menit bila tidak ada tempat berkembang biaknya yaitu di sel T. Oleh sebab itu, bila darah perempuan ODHA mengering di pembalut maka tidak akan menularkan virus HIV.

9. Pemeriksaan darah untuk kolestrol dan diabetes dapat menyebarkan virus HIV
Tidak jauh berbeda dengan hoaks terkait penyebaran virus melalui jarum di kursi bioskop, jarum pemeriksaan darah untuk diabetes dan kolesterol tidak memiliki lubang penyimpanan darah. Hal itu membuat virus HIV/AIDS akan cepat mati di udara bebas.
10. ARV adalah bahan kimia yang dapat menyebabkan kerusakan hati
Informasi ini sering membuat ODHA beralih ke pengobatan herbal dibandingkan mengonsumsi obat yang diberikan dokter. Padahal pengobatan herbal bisa mendatangkan masalah lain. Sampai saat ini obat yang tepat untuk HIV hanya ARV.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.