JAKARTA - Nyeri tenggorokan, sariawan, bibir pecah-pecah mungkin sering Anda anggap sebagai “penyakit” panas dalam. Biasanya Anda akan merasakan gejala ini setelah terlalu banyak makan gorengan atau terlalu kelelahan. Lantas, bagaimana Anda yakin jika Anda hanya merasakan panas dalam bukan sakit yang lain? Apakah Anda sendiri tahu apa itu panas dalam? Jika belum yakin, Anda bisa cari tahu di artikel ini.
Panas dalam bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit
Sariawan, bibir pecah-pecah, dan nyeri tenggorokan merupakan gejala khas yang Anda rasakan ketika panas dalam. Namun, apakah istilah ini ada di dunia medis? Istilah panas dalam sebenarnya salah kaprah. Panas dalam bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Kondisi kelelahan, gangguan pencernaan, gangguan tenggorokan, hingga ketidakseimbangan hormon bisa ditandai oleh rasa panas di dalam tubuh.
Baca Juga: Jangan Remehkan jika Mudah Lelah, Bisa Jadi Ini Gejala Hepatitis
Foto: Shutterstock
Dalam dunia medis tidak dikenal istilah panas dalam. Jadi, istilah ini memang tidak ada dalam dunia medis. Hanya saja banyak orang terlanjur menganggap serangkaian gejala yang timbul sebagai penyakit itu sendiri.
Seseorang yang mengeluh gejala ini sering kali tidak demam. Suhu tubuhnya normal ketika diukur menggunakan termometer. Definisi panas dalam setiap orang bisa berbeda karena penyebabnya bisa berbeda-beda pada setiap orang. Mungkin Anda bisa merasakan gejala ini ketika sakit tenggorokan atau radang tenggorokan, Anda juga bisa mengalaminya karena sariawan atau gangguan pencernaan.