Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Asal Muasal 28 Juli Diperingati sebagai Hari Hepatitis Sedunia

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Jum'at, 27 Juli 2018 |05:13 WIB
Ini Asal Muasal 28 Juli Diperingati sebagai Hari Hepatitis Sedunia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes menyebutkan, Hepatitis B memiliki jumlah penderita terbanyak, yaitu sebesar 7,1%, sementara Hepatitis C memiliki jumlah penderita sebesar 1% dari total 250 juta penduduk Indonesia.

 (Baca Juga:Pertama di Dunia, Peneliti Indonesia Temukan Bakal Pengobatan Kanker Hati)

Namun, Wiendra mengaku tidak memiliki data yang pasti mengenai jumlah penderita hepatitis. Ia memperkirakan dari 1% jumlah penderita Hepatitis C saja, terdapat 2,5 juta penderita.

“Sangat sulit untuk mendeteksinya, karena diperkirakan hanya 3.000 orang yang menyadari dan berusaha mendapatkan pengobatan, Bisa dibilang 1 dari 10 orang di Indonesia menderita hepatitis kronis,” tegas Wiendra Waworuntu.

Ia mengatakan, Indonesia memang memiliki beban yang tinggi terhadap penyakit hepatitis, oleh karena itu diluncurkanlah program khusus untuk mengampanyekan penyakit tersebut. Program yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan ini dibagi menjadi dua kategori, promotif seperti sosialisasi, dan preventif dengan cara screening gratis.

(Utami Evi Riyani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement