SEMAKIN tingginya tindakan operasi plastik di bagian organ intim perempuan membuat masyarakat mengira-ngira, apakah benar keseluruhan tubuh Barbie menjadi standar kecantikan?
Ya, Miss V berwarna pink, sempit, dan bentuk bibirnya kecil sepertinya menjadi dambaan bagi sebagian perempuan. Untuk mendapatkan bentuk seperti itu, tak jarang dari mereka rela melakukan tindakan operasi plastik. Padahal, upaya itu bisa saja menjadi bumerang untuk kesehatan tubuh menyeluruh.
Menanggapi konsep Miss V Barbie ini, peneliti Swiss coba menunjukan fakta yang sebenarnya. Mereka coba mengukur labia dalam dan luar Miss V, klitoris, pembukaan vagina, dan perineum 650 wanita kulit putih antara usia 15 dan 84 tahun.
Ada begitu banyak variasi dalam setiap kategori yang mereka simpulkan bahkan hipotesis "generalisasi" akan sangat salah menggambarkan sebagian besar wanita. Sebab, bentuk Miss V setiap perempuan memang berbeda dan tidak bisa menentukan standar apa yang paling sempurna.
