Tapi, yang menjadi perhatian di sini adalah ludah tidak bisa menyembuhkan luka. Tetap saja cairan antiseptik yang bisa menyembuhkan luka. "Air liur tidak memiliki kemampuan untuk menyembuhkan luka. Tapi, jika dimanfaatkan sebagai pembersih luka, dia boleh dipakai," tegas dr. Dedy.
Sementara itu, bagaimana dengan pernyataan lidah buaya dan larutan garam untuk pembersihan luka?
Dr. Dedy melanjutkan bahwa dua bahan ini memang betul banyak dimanfaatkan masyarakat kita untuk membersihkan luka. Sebut saja lidah buaya yang kini juga sedang booming.
"Kita tahu bahwa lidah buaya mengandung efek antiseptik yang baik untuk luka. Tapi, bagaimana keefektivannya pada luka, saya tidak bisa memastikannya. Sebab, pengobatan alternatif memang belum bisa dipastikan keberhasilannya," ungkap dr. Dedy.
Lalu, untuk cairan garam, dr. Dedy menjelaskan bahwa cairan ini baik untuk membersihkan luka. "Fakta mengungkapkan bahwa 0,9 persen larutan garam itu konsentrasinya hampir mirip dengan jaringan lunak tubuh manusia. Nah, untuk fungsi pembersihan, larutan ini bisa digunakan. Ingat, tapi bukan untuk penyembuhan, ya. Larutan ini sebatas membersihkan luka dari partikel yang ada di bagian atas dan supaya luka lebih steril," tambahnya.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.