Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keunikan Tradisi di Pernikahan Betawi, Mulai dari Palang Pintu hingga Ngerudat

Pradita Ananda , Jurnalis-Sabtu, 23 Juni 2018 |20:10 WIB
Keunikan Tradisi di Pernikahan Betawi, Mulai dari Palang Pintu hingga Ngerudat
Ilusrasi pernikahan Betawi (Foto: Mahligai Indonesia)
A
A
A

Ngerudat

Adalah di mana mempelai pria berangkat menuju rumah mempelai wanita dengan membawa rombongan dan seserahan alias aneka barang bawaan. Isinya macam-macam loh! Isinya disebutkan mulai dari sirih nanas lamaran, sirih nanas hiasan, mas kawin, miniatur masjid yang berisi uang belanja, sepasang roti buaya, sie atau kotak berornamen Tionghoa untuk tempat sayur dan telor asin, jung atau perahu Tionghoa yang menggambarkan arungan bahtera rumah tangga, hadiah pelengkap, kue penganten dan kekudang (bisa barang atau makanan yang disukai pengantin wanita sejak kecil), sampai buah-buahan.

Malam negor 

Biasa juga disebut malam sehari setelah acara pernikahan, di malam ini maksudnya sang suami beserta teman-teman dekatnya akan berkunjung ke kediaman sang istri. Dikatakan, pasangan pengantin Betawi setelah menikah tidak serta merta tinggal dalam satu rumah yang sama. Walau setelah akad nikah selesai, suami boleh menginap di rumah pengantin wanita.

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement