Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penasaran Kenapa Kucing Suka Mendengkur? Ini Jawabannya

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Jum'at, 22 Juni 2018 |11:10 WIB
Penasaran Kenapa Kucing Suka Mendengkur? Ini Jawabannya
Kucing Mengdengkur (Foto: Youtube)
A
A
A

Ada fakta menarik antara dengkuran dengan auman. Kucing yang sering mendengkur tidak akan bisa mengaum. Sebaliknya, kucing yang mengaum tidak akan bisa mendengkur. Hal itu terjadi karena adanya tulang kecil di bagian dalam pita suara, di mana pada kucing yang mengaum bentuk tulangnya lebih fleksibel.

Kondisi tersebut memungkinkan kucing-kucing besar, seperti harimau, untuk menciptakan suara auman yang besar. Sementara itu, kucing-kucing peliharaan tidak bisa karena tulang tersebut hanya menyebabkan getaran udara saat menghirup atau menghembuskan napas.

Para peneliti juga baru menemukan jenis dengkuran baru yang disebut ‘dengkuran permohonan’. Jenis baru tersebut mengubah dengkuran biasa menjadi sesuatu yang lebih mendesak seperti suara tangisan yang berarti meminta tolong.

Selain dengkuran, ciri khas kucing lain adalah suara mengeong. Suara tersebut dihasilkan oleh kucing dengan cara membuka dan menutup mulut mereka. Kucing yang mengeong bisa saja pertanda ramah atau menuntut.

Fakta menarik soal mengeong, kucing dewasa hanya akan mengeong ketika bertemu manusia, tidak kepada sesama kucing. Hal tersebut kemungkinan disebabkan karena induk kucing akan berhenti merespons terhadap anaknya ketika sudah disapih.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement