Menurut Kutong, para pelanggannya tetap setia dengan kue produksinya. "Karena saya pakai ketan asli, nggak dicampur-campur. Sebulan juga kuat, asal naronya benar, sebulan juga nggak bulukan," katanya.
Sementara Boedie Soekarno, salah seorang agen yang sudah beberapa tahun menjadi pelanggan, mengakui kelebihan dodol buatan Kutong.
"Saya sudah beberapa tahun jual dodol dari Pak Kutong ini. Memang dodolnya agak beda ya, lebih enak. Kalau pelanggan sih carinya produk Pak Kutong ini," kata Boedie Soekarno.
Kutong sediri mengaku akan terus melestarikan bisnis dodol dan kue keranjangnya ini. Karena selain berbisnis, ia juga ingin melestarikan budaya Betawi.
"Selama ada umur, insya Allah saya bikin terus dodol sama kue keranjang ini. Kebetulan memang cuma ini yang saya bisa. Apalagi dodol sama kue keranjang ini udah langka. Ya itung-itung melestarikan budaya lah. Almahdulillah anak kedua saya juga sepertinya sudah bisa, dia nanti yang bakal nerusin saya," tutur Kutong.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.