TIDAK hanya religius, Lebaran juga menyimpan budaya dan tradisi unik setiap daerahnya. Budaya ini diwariskan secara turun menurun sebagai ciri khas masing-masing daerah. Berikut sejumlah tradisi Lebaran berbagai daerah di Tanah Air.
Ngadongkapkeun Banten
Acara ini dilakukan pada saat setelah salat Idul Fitri. Ucapan persembahan doa sebagai rasa syukur kepada Allah dan dilanjutkan dengan sungkeman kepada yang lebih tua.
Grebeg Syawal Yogya
Acara ini dilakukan pada saat menjelang 1 syawal. Tumpukan ‘gunungan’ menggunung ini berisi hasil bumi yang diiringi oleh pasukan keraton Yogyakarta.
Pawai Pegon Jember
Diadakan pada hari Lebaran ke tujuh, dengan cara gerobak ditarik oleh dua ekor sapi dan dihiasi dengan janur kuning. Masing-masing gerobak terdapat satu keluarga yang membawa ketupat beserta lauknya yang berasal dari hasil bumi. Tempat tujuannya adalah pantai. Di sanalah agenda makan bersama dilaksanakan antar warga.
Baca Juga: Sebelum Bertemu Trump, Kim Jong-un Sempat Bergerilya Wisata Malam Singapura

Tellasan Topak (Lebaran Ketupat) Madura
Dilaksanakan pada hari ketujuh setelah hari raya Idul Fitri dengan memakan ketupat bersama. Uniknya, perempuan di sana mengantarkan makanan ke tempat orang yang lebih tua dengan meletakkan makanan yang beralaskan nampan di atas kepala. Jadi, jangan mencari ketupat pada hari pertama.
Makmeugang atau Meugang Aceh
Warga berduyun-duyun ke pasar untuk membeli daging sebagai hidangan Idul Fitri. Bisa dibilang ini sebagai hadiah karena berhasil menjalankan puasa selama satu bulan.
Ronjok Sayak atau Bakar Gunung Api Bengkulu
Batok kelapa yang ditumpuk menggunung lalu dibakar dan dilakukan pada malam takbiran atau malam ke 27.
Baca Juga: Bocah 11 Tahun Ini Sudah Jadi Motivator Handal Dunia, Pengalamannya Jangan Diragukan Lagi!

Batobo Riau
Buat yang asli Riau pasti tidak asing dengan tradisi ini. Ya, begitu datang ke kampung halaman, langsung disambut dengan perayaan ini, diarak dengan menggunakan rebana mengelilingi kampung.
Badulang Bangka
Setelah salat Ied, salaman lalu kumpul lagi untuk makan bersama di halaman masjid. Makanannya ditutup dengan tudung saji.
Ngejot Bali
Tradisi membagi-bagikan makanan, minuman, dan buah-buahan kepada tetangga atau sekitar sebagai rasa terima kasih.