Bagi mereka mengucapkan selamat tinggal kepada teman atau keluarga yang meninggal adalah sesuatu yang sulit. Mereka percaya orang yang sudah mati akan tetap hidup dalam hati dan pikiran mereka. Tapi bagi masyarakat Toraja, kematian bukanlah sebuah perpisahan, bahkan sang jenazah wajib terus berjalan di bumi dan selalu di rias setiap tahunnya.
Meski terdengar sedikit aneh, pada Agustus keluarga-keluarga di Toraja menggali kembali makam sanak saudara mereka. Para keluarga mencuci, merapikan dan mendandani mereka dengan pakaian baru. Tidak ada satu pun jenazah yang lolos dari tradisi ini. Semua orang dari yang tua sampai yang bayi digali.
Baca juga: Ucapan Selamat Lebaran Unik yang Bisa Kamu Kirim ke Grup Chat
Upacara ini dinamakan Ma’nene atau upacara pembersihan mayat. Ritual ini telah menjadi bagian dari kehidupan orang Toraja selama berabad-abad. Meski terlihat sangat aneh bagi masyarakat luar, namun hal ini telah menjadi tradisi yang lumrah bagi orang Toraja.
