DESAINER tas tangan ternama, Kate Spade, ditemukan tewas oleh asisten rumah tangganya di apartemen miliknya di New York, Amerika Serikat (AS), pada Selasa 5 Juni sekira pukul 10.00 waktu setempat. Perempuan berusia 55 tahun itu diketahui meninggal dunia akibat gantung diri dengan menggunakan scarf.
“Kami sangat mencintai Kate dan sungguh merasa kehilangan,” ujar pihak keluarga dalam pernyataan resminya, mengutip dari People, Rabu (6/6/2018). Pihak keluarga juga meminta agar privasi mereka dihormati selama masa berkabung.
Baca juga: Begini 6 Gaya Santai Via Vallen saat Pakai Celana dan Rok Jeans
Sang suami, Andy Spade, diketahui berada di rumah saat kejadian, sementara putri pasangan tersebut sedang ada di sekolahnya. Pihak kepolisian sempat menemukan catatan bunuh diri yang ditinggalkan almarhum. Namun, mereka menolak untuk membahas lebih lanjut isi catatan tersebut.
Sumber dari pihak kepolisian sempat mengonfirmasi bahwa catatan bunuh diri itu ditujukan kepada keluarga almarhumah. Laman Associated Press melaporkan, sebagian isi catatan menyatakan bahwa tindakan bunuh diri Kate Spade bukan karena kesalahan sang putri.
Baca juga: Biar Tetap Cantik saat Libur Lebaran, Ini Tips Simpel dari Traveler Rachel Theresia
Perempuan yang memiliki nama gadis Katherine Noel Brosnahan itu berhasil memiliki label fashion sendiri dengan nama Kate Spade hasil kerja keras bersama suaminya pada 1993. Rancangan-rancangan tasnya yang berwarna-warni mampu membuat lini fashion tersebut mendapat penghasilan jutaan dolar AS meski Kate sudah meninggalkan perusahaan tersebut sejak 2007.