Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masjid Al Muttaqin, Saksi Sejarah Masuknya Agama Islam di Kota Manado

Subhan Sabu , Jurnalis-Sabtu, 02 Juni 2018 |22:05 WIB
Masjid Al Muttaqin, Saksi Sejarah Masuknya Agama Islam di Kota Manado
Masjid Al Muttaqin di Manado (Foto: Subhan Sabu/Okezone)
A
A
A

Masjid Al Muttaqin pernah beberapa kali direnovasi hingga seperti sekarang. Tahun 1964 Masjid dikembangkan agar bisa menampung jamaah yang kian bertambah. Tahun 1973 Masjid kembali direnovasi dan dibangun menjadi dua lantai.

Selain sebagai tempat bersejarah masuknya agama Islam pertama kali di Kota Manado, Masjid ini juga tidak lepas dari sejarah Kesultanan Yogyakarta. Di kawasan Masjid Al Muttaqin dahulu disebut Pondol Raden Mas yang diyakini merupakan tempat tinggal dari Pangeran Arya Suryeng Ngalaga, Putra Sultan Hamengku Buwono V dari istrinya Kanjeng Ratu Sekar Kedaton.

Kanjeng Ratu Sekar Kedaton dituduh membangkang dan akan melakukan perlawanan terhadap raja dan istana sehingga bersama anaknya di buang ke Manado sekitar tahun 1855.

Di Manado, Kanjeng Ratu Sekar Kedaton dan Putranya bersama para pengikutnya menetap di Kampung Pondol. Pada waktu itu Pondol terbagi dua, Pondol Keraton dan Pondol Raden Mas.

(Utami Evi Riyani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement