Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadirnya PLBN Motaain, Warga Perbatasan RI Diuntungkan Dalam Berdagang

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Kamis, 31 Mei 2018 |09:17 WIB
Hadirnya PLBN Motaain, Warga Perbatasan RI Diuntungkan Dalam Berdagang
Pasar Motaain (MNC Media)
A
A
A

Harga yang dijual terbilang masih terjangkau, untuk cabai rawit khas Atambua dengan membayar Rp5.000 dapat 1 ons lebih yang terbungkus dalam plastik gula. Kemudian, gula aren khas mereka berbentuk lempengan bulat juga dijual Rp5.000 dapat 4 lempengan. Sayuran sawi, kangkung dan lainnya juga dijual dengan harga sama rata.

Ada ikan terbang juga dijual oleh pedagang, seikatnya ikan tersebut bisa dibeli dengan harga Rp20 ribu. Pedagang ikan sendiri tidak menjualnya dalam bentuk kiloan, namun dengan cara satuan atau per ikat. Banyak para warga Timor Leste mulai berbelanja di pasar itu dan mata uang transaksi yang digunakan dalam bentuk Rupiah.

 Baca juga: Berwisata di Batas Negeri, Tentang Entikong dan Keistimewaannya

Sementara dari Timor Leste, ada minuman khas yang tidak ada di Indonesia. Yakni, minuman dari bahan mangga dan pisang yang telah dikemas dalam bentuk botol kaca dan kaleng. Minuman ini jika di-rupiahkan dijual senilai Rp600 ribu atau 40 dolar Amerika Serikat (AS) berisi 24 kaleng dalam satu dus.

 Pasar Motaain (MNC Media)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement