Baca juga:Candi Buddha yang Terkenal di Dunia, Indonesia Paling Megah!
Selain bagian-bagian tersebut, Candi Borobudur juga memiliki relief Karmawibhangga yang tertimbun tanah. Relief itu menggambarkan perbuatan manusia yang mengikuti hawa nafsunya, seperti bergunjing, membunuh, menyiksa, dan memerkosa, serta beberapa adegan seks dalam berbagai posisi.
Sejumlah pendapat mengatakan bahwa relief itu sengaja ditimbun tanah karena dianggap kurang pantas untuk dipertontonkan. Ada pula yang berpendapat penutupan dilakukan semata-mata demi kestabilan posisi candi agar tidak amblas jika ada bencana alam.

Relief yang tertimbun tanah itu pernah didokumentasikan oleh arkeolog JW Yzerman pada 1885 dan ditulis dalam buku yang terbit pada 1931. Buku aslinya saat ini tersimpan di Museum Nasional atau dikenal sebagai Museum Gajah, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.