Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BKKBN: Stunting Terjadi Akibat Salah Pola Asuh, Bukan Masalah Miskin dan Kaya

BKKBN: Stunting Terjadi Akibat Salah Pola Asuh, Bukan Masalah Miskin dan Kaya
Ilustrasi (The Times)
A
A
A

DEPOK - Pelaksana Tugas Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sigit Priohutomo mengatakan kasus stunting atau kekerdilan pada anak terjadi karena salah penerapan pola asuh, bukan karena latar belakang ekonomi.

"Stunting di kota saja ada kok. Stunting itu bukan karena masalah miskin dan kaya, masalahnya adalah salah asuh, gizi ibu hamil tidak terpenuhi," kata Sigit usai acara penataran dan lokakarya bina balita di Depok.

Sigit mengatakan cikal bakal anak yang kerdil bermula dari kesiapan seorang ibu sebelum hamil. "Persiapan sebelum hamil, tidak anemia itu yang penting. Lalu program 1.000 hari pertama kehidupan dari kehamilan sampai dua tahun, ASI-nya harus terpenuhi," kata Sigit.

Setelahnya saat usia dua tahun ke atas atau usia PAUD, lanjut dia, anak berada dalam masa pertumbuhan emas dan harus diisi dengan berbagai pengetahuan. Pemahaman orang tua terhadap kesehatan, khususnya ibu, menjadi penting dalam memenuhi kebutuhan gizi saat hamil, memberikan ASI eksklusif hingga memilih pola konsumsi yang sehat untuk keluarganya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement