Tibalah saat Kerimov memiliki pencerahan, tepatnya pada 2014. Ia selalu melihat dua ujung spektrum melalui pengalamannya dengan teman-teman Muslim, yang membuatnya mengajukan pertanyaan.
"Saya dikelilingi oleh praktisi Muslim yang saya rasa damai, namun saya juga melihat pihak lain yang mengabaikan Islam dan terkadang menolak untuk mengakuinya sebagai agama mereka," jelasnya.
Ia mengatakan, dirinya ingin lebih banyak mengetahui tentang agama yang orang tampaknya mengikutinya sebagai cara hidup atau sepenuhnya mengabaikan agama itu.

Membaca buku-buku dan Alquran dilakukannya hingga ia menemukan sesuatu yang menarik. Disebutkan di Alquran apa yang dibuktikan oleh sains ribuan tahun kemudian.
"Lalu aku bertanya-tanya siapa yang bisa menulis semua fakta rinci ini dan mengetahui keajaiban ini bahkan sebelum sains membuktikannya? Aku selalu berpikir ada kekuatan yang lebih tinggi, tetapi tidak pernah memberinya nama," terangnya.