Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Penyakit yang Belum Dapat Disembuhkan Secara Permanen

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Kamis, 10 Mei 2018 |22:04 WIB
4 Penyakit yang Belum Dapat Disembuhkan Secara Permanen
Ilustrasi (Foto: Health30)
A
A
A

SELAIN HIV/AIDS, ternyata ada beberapa jenis penyakit dan virus yang belum dapat disembuhkan. Para ilmuwan dunia bahkan telah melakukan berbagai cara untuk memecahkan misteri tersebut. Namun meski telah dibantu teknologi canggih, mereka masih saja menemukan berbagai kendala.

Daripada penasaran, berikut Okezone rangkumkan beberapa penyakit yang belum dapat disembuhkan secara permanen, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Kamis (10/5/2018).

Lupus

Penyakit yang satu ini mungkin masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Lupus memang baru mencuat dalam 1 dekade terakhir. Padahal, penderita penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh itu banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Dalam perkembangannya, penyebab penyakit lupus belum dapat diketahui secara pasti, sehingga para asli belum menemukan cara yang ampuh untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Mau tidak mau, para penderita lupus harus mengonsumsi sejumlah obat-obatan sesuai dengan anjuran dokter setiap hari.

Dalam beberapa kasus, lupus dapat menyebabkan kematian hingga menyebabkan komplikasi penyakit. Seperti yang dialami penyanyi cantik Selena Gomez. Beberapa waktu lalu, kekasih Justin Bieber itu terpaksa menjalani operasi transplantasi ginjal, akibat penyakit lupus yang diidapnya. Menurut pengakuan Dr. dr Iris Rengganis, SpPD-KAI, dokter spesialis penyakit dalam dan ahli di bidang autoimun, ada beberapa cara ampuh agar para penderita lupus mendapatkan remisi sehingga bisa menjalani hidup secara normal. Salah satunya adalah menerapkan pola hidup sehat, termasuk mengonsumsi makanan organik.

Baca juga:  Mengenal Lupus, Penyakit Autoimun yang Rentan Menyerang Perempuan

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement