Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Manjakan Lidah dengan Sajian Bercita Rasa Lokal, Ini 3 Rekomendasinya!

Utami Evi Riyani / Dinno Baskoro , Jurnalis-Rabu, 09 Mei 2018 |21:51 WIB
Manjakan Lidah dengan Sajian Bercita Rasa Lokal, Ini 3 Rekomendasinya!
Makanan dengan cita rasa lokal (Foto: Voneats)
A
A
A

Cita rasa kopi lokal khas Banjarnegara

Setiap daerah punya ciri khas akan cita rasa kopi yang dihasilkan. Hal tersebutlah yang membuat kibordis band Powerslaves, Wiwiex Soedarno tertarik menekuni dan memulai bisnis kopi. Ia mengakui, semua itu berawal sejak dibawa rekannya mencoba minuman kopi di sebuah gerai.

Perlahan ketertarikan itupun muncul dan mulai mencari kopi khas dari daerah yang dikunjungi seakan jadi hal wajib baginya. Setelah beberapa tahun mempelajari karakteristik kopi, daerah, Wiwiex pun membuka gerai kopi yang dinamai Rumah Kopi 2 Banjarnegara.

"Ketika saya menggeluti bisnis kuliner, saya juga punya pandangan kopi ini sangat dibutuhkan karena merupakan bahan pokok. Bukan sekadar tren. Dan saya menikmati bisnis ini karena tidak memakan waktu terlalu banyak buat saya," ujarnya.

Rumah Kopi 2 berada di tengah kota Banjarnegara, tepatnya di Jalan Dipayuda. Gerai kopi ini terbilang unik, sebab konsepnya bernuansa hitam putih yang asyik buat nongkrong bersama rekan sejawat.

Aneka kopi yang disajikan pun mengangkat kopi lokal unggulan. Mulai dari kopi organik khas Banjarnegara, kopi Arabica yang diproses fullwash seperti Kalibening, kopi Balun, Wanayasa, Kasmaran dan Babadan. Racikan kopi Robusta pun tersedia, pilihannya kopi Pesangkalan, Tlaga dan Robusta Kalibening.

(Baca Juga: Makan Banyak Telur Tak Tingkatkan Risiko Serangan Jantung, Benarkah?)

Perlu diketahui, Kopi Arabica Kalibening sendiri bisa dikatakan masuk dalam kategori kopi premium. Bahkan kopi jenis ini mendadak tenar sejak memenangkan Festival Kopi Nusantara di Bondowoso pada 2017 dan menyisihkan kopi Arabika populer lainnya seperti Toraja, Prigen Pasurhan, Arabika Bandung dan kopi lain sebagainya.

Kopi Arabika Kalibening ini tumbuh di ketinggian 1200-1300 meter di atas permukaan laut. Kondisi tanah dan alam di mana kopi itu ditanam membuat cita rasanya unik dan unggul. Semua itu dinilai dari bermacam kategori, yakni cita rasa (flavor), kekentalan (body), keasaman (acidity), aroma (fragrance) dan aftertaste.

Tak hanya diseruput langsung, kopi-kopi lokal tersebut juga cocok dinikmati dengan aneka camilan lokal khas Banjarnegara seperti mendoan dan ketela. Aneka kopi tersebut juga tak hanya dinikmati dalam keadaan hangat, tapi tersedia juga berbagai racikan kopi kekinian lainnya seperti Americano, cappucinno, moccachinno, avogato, cafe late dan lain sebagainya.

"Saya mau mengeksplorasi kopi Banjarnegara. Kopi Banjarnegara punya kualitas yang tidak kalah dibandingkan kopi dari daerah-daerah seperti Toraja, Gayo, Kintamani, dan kopi-kopi lainnya," kata Wiwiex lagi.

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement