Baca Juga: 10 Selebritis Dunia Penyuka Sepatu Sneakers 'Murahan'
Dijelaskan olehnya, sebelum merencanakan kehamilan perempuan ODAPUS wajib mengikuti pemeriksaan APS. Bila dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan, maka dirinya bisa melanjutkan program hamil. Tetapi bila hasil pemeriksaan APS positif, harus dilakukan perawatan untuk menghilangkannya.
Perawatan biasanya menggunakan obat-obatan khusus. Enam bulan setelah penyakit lupus bisa dikendalikan, maka terbilang relatif aman untuk hamil. Namun perempuan tersebut tetap harus melakukan kontrol secara taat dan mengonsumsi obat yang mengendalikan penyakitnya. Mungkin hal ini membuat perempuan merasa khawatir karena pada saat hamil mereka sebenarnya tidak diizinkan untuk mengonsumsi obat-obatan.
“Perempuan yang memiliki lupus aktif pada saat hamil kemungkinan keburukan menjadi lebih besar. Maka harus diobati dengan obat untuk ibu tapi tentu tidak membahayakan janin. Caranya harus ada diskusi yang intens anatara obgyn dengan dokter penyakit dalam,” imbuh dr Sumariyono.