Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Kenapa Pertolongan Pertama Melibatkan Ciuman!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 08 Mei 2018 |13:31 WIB
Alasan Kenapa Pertolongan Pertama Melibatkan Ciuman!
CPR (istock)
A
A
A

ANDA mungkin pernah melihat atau mendengar seseorang yang tenggelam dan pingsan setelahnya, ditolong dengan ciuman?

Tindakan ini pro-kontra. Banyak yang beranggapan penekanan pada dada jauh lebih efektif dibandingkan pertolongan pertama dengan memberi napas buatan. Namun, tak sedikit yang menyatakan bahwa dengan mouth-to-mouth akan lebih cepat melancarkan saluran pernapasan.

Tapi, jika melirik pada referensi, ternyata tindakan CPR mouth-to-mouth punya maksud tersendiri. Bukan sekadar ciuman, namun sang penolong mencoba untuk mengaktifkan kembali sistem tubuh yang mati akibat reaksi mengejutkan sebelumnya.

 Baca juga: 4 Ilmuwan Dunia yang Masuk Islam karena Riset Ilmiah Mereka

Perlu Anda ketahui, jika seseorang tidak dapat bernapas, maka sel-sel tubuhnya menjadi kekurangan zat asam. Apabila dalam 5 menit oranh tersebut tidak mendapatkan zat asam, maka sel otak akan mengami kerusakan total.

 

Kondisi ini sama dengan paru-paru atau jantung yang tidak bergerak untuk sementara waktu. Dalam kondisi ini, nyawa pasien bisa diselamatkan dengan memberikan pertolongan melalui pemberian napas buatan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement