GROWOL, makanan khas Kulon Progo, Yogyakarta, hingga kini masih diminati. Meski aromanya bau, tapi keberadaannya dicari lantaran berkhasiat menyembuhkan maag hingga diabetes.
Salah satu pembuat dan penjual growol di Pasar Sentolo Kulon Progo, Endah, mengatakan growol identik dengan aroma "kecing" karena proses perendaman singkong antara tiga hingga lima hari.
"Kalau growol tidak 'kecing', bukan growol. Konsumen malah bertanya kalau tidak 'kecing'," katanya.
Ia mengatakan growol masih diminati masyarakat di Kulon Progo, khususnya masyarakat Kecamatan Sentolo. Endah sudah 15 tahun berjualan growol, permintaan masyarakat stabil.
"Growol meski bau, tapi banyak yang mencari. Growol ini sangat bermanfaat untuk menyembuhkan maag hingga diabetes," katanya.