Advertisement
Advertisement

Putra Bungsu Pangeran William dan Sejarah "Kutukan" Anak Ketiga di Kerajaan Inggris

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Jum'at, 27 April 2018 |11:27 WIB
Putra Bungsu Pangeran William dan Sejarah
Anak ketiga Pangeran William (foto: Ist)
A
A
A

RONA kebahagiaan meliputi pasangan Pangeran William dan Kate Middleton usai kelahiran bayi ketiga mereka yang berjenis kelamin laki-laki. Namun, pasangan Duke dan Duchess of Cambridge itu patut mewaspadai ‘kutukan’ bagi anak ketiga mereka.

Selama berabad-abad sejarah Kerajaan Inggris, kehidupan anak ketiga dilanda nasib buruk seperti pernikahan yang kelak tidak berakhir bahagia, harus berjuang menghadapi penyebaran penyakit, atau bahkan meninggal di usia muda.

Berikut beberapa kesialan yang konon menimpa anak ketiga di Kerajaan Inggris, melansir dari Mirror, Jumat (27/4/2018):

Meninggal tidak lama setelah lahir

(Foto: Ilustrasi/Pinterest)

Putri Margaret dan Anne Sophia yang merupakan anak ketiga meninggal tidak lama setelah lahir. Margaret, anak ketiga dari Raja James I, wafat pada 1600 di usia satu tahun sedangkan Anne Sophia, anak ketiga dari Ratu Anne, meninggal ketika berusia sembilan bulan dan dimakamkan di Westminster Abbey pada 1867.

Hidup dalam pengasingan


Pangeran James, anak ketiga dari Raja James II, sebenarnya memiliki hak untuk meneruskan tahta yang dipegang ayahnya. Sebab, ia adalah anak laki-laki tertua ketika Raja James II digulingkan pada 1688.

Sayangnya, James tidak berkuasa lama di Inggris gara-gara pemberontakan yang dilakukan rakyat pada 1715. James lantas menghabiskan sisa hidupnya dalam pengasingan di Roma, Italia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement