“Munculnya lubang ini bisa menyebabkan kondisi hidung seperti jok sepeda atau saddle nose, kalau berkelanjutan kuman akan menembus batas atas dari septum, terjadi radang otak, itulah emergencynya THT,” jelas dokter Dewi.
Masih dalam pemaparannya, dokter Dewi menjelaskan, jika pasien memiliki penyakit lainnya seperti diabetes atau yang kerap disebut sakit gula oleh masyarakat, maka akibat dari lubang pada hidung akan lebih fatal lagi.
“Cotton bud itu tidak boleh untuk telinga dan hidung. Alasannya, pertama kalau untuk telinga, kotoran yang seharusnya ditarik keluar justru terdorong ke dalam yang bisa menyebabkan gendang telinga pecah. Kedua, untuk hidung yang banyak memiliki pembuluh darah nanti bisa infeksi, yang paling ideal cara membersihkan hidung, ya cuci hidung,” ujarnya.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.