Advertisement
Advertisement

Kasihan! Bayi di China Ini Lahir dengan Wajah Menyerupai Topeng

Annisa Aprilia , Jurnalis-Kamis, 19 April 2018 |07:06 WIB
Kasihan! Bayi di China Ini Lahir dengan Wajah Menyerupai Topeng
Bayi di China Lahir Buruk Rupa (Foto: Dailymail)
A
A
A

BEBERAPA tahun yang lalu tercuat kabar yang mengharukan tentang kelahiran seorang bayi laki-laki. Kabar tersebut menyita perhatian masyarakat dunia, karena bayi yang dilahirkan oleh seorang ibu yang berasal dari keluarga petani di China, memiliki rupa wajah yang tidak biasa.

Bayangkan saja, jika hampir setiap bayi memiliki wajah yang menggemaskan, berbeda dengan bayi yang dilahirkan pada 4 Maret 2009 lalu ini. Huikang namanya, dia hadir ke bumi dengan keadaannya yang istimewa dan lain daripada yang lain.

The child, born inChina's Hunan Province, suffered from a severe transverse facial cleft. Pictured, he was in No. 163 Military Hospital in 2010

Menderita sumbatan wajah yang melintang cukup parah, membuat Huikang memiliki celah besar mulai dari kedua sisi mulutnya yang mengarah ke kedua telinga. Kondisi tersebut membuat Huikang seakan mengenakan topeng dan masyarakat pun akhirnya menjuluki dia Mask Boy selama tujuh tahun terakhir.

Yi Lianxi, ibu Huikang mengatakan, bukannya gembira karena berhasil melahirkan anak, dan bertemu dengan buah hatinya untuk pertama kali, Yi justru merasa hatinya hancur. Sumber menuliskan, awalnya para dokter mencoba untuk tidak memperlihatkan Huikang pada Yi setelah persalinan.

Namun, Yi terus meminta pada tim dokter untuk bertemu dan melihat anaknya. Waktu terasa seakan terhenti ketika sampai pada akhirnya tim dokter mengabulkan permintaan Yi. Dia pun merasa seluruh tubuhnya seakan mati rasa.

“Saya melihat anak itu menangis dan saya juga menangis. Saya merasa hati saya hancur dan berpikir mengapa ini terjadi pada saya,” kisah Yi, seperti yang dikutip dari laman Daily Mail, Kamis, (19/4/2018).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement