Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dianggap Lebih Sehat, Tren Camilan Bertekstur Tipis Mulai Merambah Industri Kuliner Tanah Air

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Kamis, 19 April 2018 |18:31 WIB
Dianggap Lebih Sehat, Tren Camilan Bertekstur Tipis Mulai Merambah Industri Kuliner Tanah Air
Makanan ringan
A
A
A

MANUSIA membutuhkan makanan dan minuman untuk bertahan hidup dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Ini disebabkan karena makanan memiliki berbagai nutrisi esensial yang memberikan berbagai manfaat kesehatan, termasuk menjadi sumber energi.

Namun seiring berkembangnya zaman, perilaku manusia pun mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Pada awalnya setiap orang hanya mengonsumsi makanan pada waktu waktu tertentu seperti sarapan, makan siang, dan makan malam.

Kebiasaan ini kemudian mengalami perubahan seiring berkembangnya teknologi dan munculnya akses internet. Hal tersebut juga sempat diungkapkan oleh Rick Lawrence, selaku Category Director of Biscuit Mondelez South East Asia.

 (Baca Juga: Buka Acara Festival Fesyen, Jokowi Kenakan Sarung)

Menurutnya, tanpa disadari internet berhasil mengubah perilaku orang-orang dalam mengonsumsi makanan, terutama untuk urusan makanan ringan atau yang selama ini kita kenal dengan istilah 'ngemil'.

"Tren ngemil banyak digandrungi oleh para generasi muda yang aktif dan bersemangat. Mereka membutuhkan makanan selingan yang bisa dikonsumsi di sela-sela kesibukan," tutur Rick Lawrence, dalam peluncuran Oreo Thins di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2018).

Lebih lanjut Rick mengatakan, melihat permintaan konsumen terhadap produk camilan terus meningkat, saat ini berbagai produsen makanan tengah menerapkan tren makanan bertekstur tipis (thin food).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement