TABANAN merupakan salah satu destinasi favorit saat wisatawan berlibur ke Pulau Dewata. Selain karena memiliki banyak obyek wisata, di sana wisatawan juga berburu kuliner khas. Mencicipi kuliner khas memang bisa dikatakan sebagai agenda wajib ketika berkunjung ke suatu daerah.
Di Tabanan, wisatawan dapat menemukan beragam jenis kuliner khas yang dijual oleh pedagang kaki lima. Hal itu mungkin membuat wisatawan merasa senang karena harga makanan tentu ramah di kantong. Salah satu kuliner yang tidak boleh terlewati untuk dicicipi adalah rujak.
BACA JUGA:
Walaupun terkesan sederhana dan bukan tergolong makanan berat, rujak di Bali memiliki ciri khas yang tidak ditemukan di tempat lain. Ada dua jenis rujak yang bisa menjadi pilihan yaitu rujak kuah pindang dan rujak bulung. Merangkum berbagai sumber, Selasa (27/3/2018), berikut penjelasan mengenai keduanya :
Rujak kuah pindang
Seperti pada rujak pada umumnya, rujak ini berisi buah-buahan. Namun yang membedakannya adalah buah akan diparut dengan tekstur zigzag. Perbedaan lainnya adalah bila rujak biasa disiram dengan cuka dan diberi sedikit sambal, rujak ini disiram dengan kuah pindang ikan. Kuahnya terbuat dari kaldu ikan, garam, cabai, terasi, dan parutan kelapa. Melihat dari bumbunya maka tak heran jika rujak ini memiliki beragam cita rasa. Mulai dari asin, gurih, pedas, dan beraroma ikan. Memakan rujak ini bisa membuat wisatawan merasa segar terlebih di siang hari.
BACA JUGA: