Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Fortune Cookies si Pembawa Keberuntungan

Annisa Aprilia , Jurnalis-Minggu, 25 Maret 2018 |09:44 WIB
Sejarah Fortune Cookies si Pembawa Keberuntungan
Kue Keberuntungan (Foto: Huffingtonpost)
A
A
A

FORTUNE cookie atau kue keberuntungan namanya terdengar cukup asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Tapi, kue yang satu ini begitu diyakini sebagai pembawa keberuntungan oleh banyak orang seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok.

Kue yang satu ini biasanya disuguhkan di sebuah restoran atau rumah warga, setelah kegiatan makan selesai. Kue diberikan dengan dibungkus plastik dan berisi kertas bertuliskan ramalan bagi yang memakannya. Melansir dari laman The Huffington, Minggu (25/3/2018), bila mengunjungi restoran China maka kamu akan disuguhkan kue ini.

Fortune cookie sempat disebut dengan nama tea cake sebelum berubah menjadi fortune cookie. Hingga pada Perang Dunia ke II, kue kecil ini baru diganti namanya.

Menurut beberapa orang, fortune cookie berasal dari China, tapi ternyata Yauske Nakamachi, seorang ahli sejarah Jepang, mengungkapkan fortune cookie berasal dari Negeri Sakura. Pasalnya, ada sebuah kedai kue yang berada di Kyoto telah beridri sejak 1878, dan masih membuat kue fortune cookie sampai sekarang.

Meskipun lebih populer di negeri barat, khususnya Amerika Serikat, tapi nyatanya hal tersebut bisa terjadi karena warga Tingkok yang membawanya ke Negeri Paman Sam pada 1950. Termasuk kue yang sudah berumur, tapi kelezatan dan ramalannya masih diminati oleh orang-orang di Amerika Serikat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement