Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perempuan Bali Kuno Tidak Kenakan Bra sebagai Bukti Kejujuran, Penasaran Sejarahnya?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Minggu, 11 Maret 2018 |06:00 WIB
Perempuan Bali Kuno Tidak Kenakan Bra sebagai Bukti Kejujuran, Penasaran Sejarahnya?
Perempuan Bali tempo dulu (Foto: Net.Pretenkabinet Leiden)
A
A
A

KELOMPOK nudist tidak hanya ada di luar negeri. Siapa sangka di Indonesia sempat ada kelompok masyarakat yang suka mengekspresikan diri dengan tanpa busana.

Adalah kelompom masyarakat di Bali tempo dulu. Sebetulnya tidak benar-benar bugil, perempuan Bali di tahun 1920-an itu tidak mengenakan bra sebagai pakaian sehar-harinya. Mungkin bagi sebagian dari Anda menganggap hal ini sesuatu yang aneh, tapi ternyata ada sejarah di balik peristiwa sosial ini.

Berdasar beberapa literatur, keberadaan perempuan Bali kuno ini bahkan tidak hanya menghebohkan bangsa. Tetapi juga sampai terdengar ke telinga wisatawan mancanegara. Sampai pernah, Pulau Dewata terkenal dengan perempuan tidak mengenakan bra.

Salah satu fakta yang mungkin bisa menceritakan sejarah ini terlihat dari beberapa lukisan Antonio Blanco. Di mana, seniman ini merupakan keturunan darah Spanyol yang cukup lama tinggal di Bali. Dari beberapa lukisan yang dia tuangkan, banyak yang mengekspresikan citra perempuan dalam bentuk seperti ini. Perempuan tidak mengenakan bra.

Yang menarik di sini, lukisan tersebut memperlihatkan bahwa perempuan Bali yang tidak mengenakan bra tetap memiliki payudara yang kencang. Selidik punya selidik, kebiasan masyarakat memikul barang di atas kepala adalah kunci utamanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement