Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bayi Baru Lahir Mendengkur saat Tidur, Normalkah?

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Jum'at, 09 Maret 2018 |07:41 WIB
Bayi Baru Lahir Mendengkur saat Tidur, Normalkah?
Ilustrasi bayi menangis (Telegraph)
A
A
A

Bedanya, anak-anak dan orang dewasa bisa mengeluarkan gas berlebih tersebut dengan bersendawa. Karena bayi masih belum tahu bagaimana cara mengeluarkannya, maka gas ini disalurkan melalui dengkuran saat tidur.

Bayi belum tahu bagaimana cara merilekskan otot dasar panggul dan perut untuk memindahkan gas dan feses ke pintu akhir sistem pencernaan. Otot perut bayi masih lemah sehingga gas yang ada di tubuh tersalurkan ke glotis (tempat pita suara berada). Nah, inilah yang menimbulkan suara gemerisik atau dengkuran pada bayi. Bayi butuh waktu beberapa bulan untuk bisa buang air besar dan mengeluarkan gas tanpa harus mendengkur saat tidur. Jadi, hal ini tergolong normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Sama halnya bila Anda sering menemukan wajah bayi Anda terlihat ungu atau memerah dan menegang selama beberapa menit. Menurut Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition, ini bukan menandakan bayi mengalami sembelit. Hal ini justru pertanda bahwa sistem pencernaan bayi bekerja dengan baik saat menghasilkan feses. Lagi-lagi, bayi belum tahu bagaimana cara memindahkan dan mengendalikan fesesnya sendiri sehingga menimbulkan respon seperti itu.

Selain itu, suara ‘grok-grok’ pada bayi yang sedang tidur juga dapat disebabkan karena saluran pernapasan bayi yang kecil sehingga suara napasnya terdengar sangat jelas. Suara ini akan hilang seiring dengan bertambahnya usia karena saluran pernapasannya semakin membesar.

Bila kebiasaan mengorok pada bayi terus berlanjut, segera temui dokter anak

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement