Dari arah timur matahari sepertinya enggan menampakkan dirinya. Sementara di tengah laut yang berada di Teluk Peipei itu kembali seorang ibu berbeda dengan membawa sampan. Kali ini memakai mesin pompong sejenis mesin tempel dia berputar-putar sambil menarik pancing, sekali-kali dia dibawah bayangan matahari pagi yang berwarna jingga.
“Kondisi cuaca kini mendung biasanya kalau cerah matahari jelas tampak keluar dari balik laut itu, indah rasanya tapi kali awan menutupi matahari pagi ini,” terang Anjelo seorang guru yang ada di Peipei pada Okezone.
Matahari terbit sangat indah dinikmati dari pelabuhan kayu Peipei, dari sana akan jelas tampak dari teluk tersebut diapit tanjung Peipei dan Pulau Nyangnyang. Saat itu gelombang laut masih bersahabat untuk transportasi laut.
Ditambah dengan kondisi pantai yang berpasir putih dihiasi oleh pohon kelapa yang menjadi sumber ekonomi masyarakat setempat. Sementara panjang pantai di daerah tersebut ada sepanjang 7 kilometer yang meliuk-liuk diikuti barisan pohon kelapa.
BACA JUGA: